KUDUS – ANTARA MURIA- Suasana meriah gelaran panggung orkes dangdut Romansa di Desa Sadang, Kecamatan Jekulo, Kabupaten Kudus sore ini mendadak mencekam, Minggu 11 Oktober 2026. Keributan hebat memicu tawuran antarpenonton sesaat setelah konser musik melayu tersebut selesai digelar.
Kericuhan diduga dipicu oleh gesekan dan saling senggol antar kelompok penonton di area tengah lapangan saat berjoget. Asap kemarahan yang membendung akhirnya pecah menjadi aksi saling pukul dan lempar batu ketika massa mulai membubarkan diri menuju jalan raya.
Kronologi Kejadian di Lapangan Menurut keterangan beberapa warga di lokasi, gesekan antar pemuda sebenarnya sudah terasa menjelang lagu penutup. Namun, ketegangan makin memuncak begitu musik berhenti dan massa berdesak-desakan keluar dari area pertunjukan.
“Awalnya cuma saling senggol waktu joget di depan panggung. Pas acara selesai, tiba-tiba ada yang teriak memprovokasi, lalu berlanjut saling baku hantam di luar lapangan,” ungkap salah seorang saksi mata di Desa Sadang.
Aksi saling serang tersebut sempat membuat warga sekitar dan pengguna jalan panik. Arus lalu lintas di jalur sekitar Sadang–Jekulo sempat tersendat total akibat kerumunan massa yang terlibat aksi kejar-kejaran.
.














