KUDUS – ANTARA MURIA-Proyek pengecoran jalan di depan Pasar Brayung, Kecamatan Mejobo, Kudus, memicu keluhan dari warga dan pedagang setempat. Lambatnya pengerjaan proyek tersebut dinilai memicu tumpukan debu, kemacetan lalu lintas, hingga mengganggu akses utama menuju area pasar.
Menanggapi keluhan masyarakat, Bupati Kudus Sam’ani Intakoris meminta Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) segera menyiapkan skema lalu lintas di sekitar lokasi pengerjaan. Selain itu, ia menginstruksikan adanya penyiraman air secara berkala untuk meminimalisasi gangguan debu bagi warga dan pedagang.
Sam’ani menjelaskan bahwa pembangunan jalan berkonstruksi beton memerlukan waktu dan proses yang tidak bisa instan. Ia menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan yang dialami warga, seraya berharap hasil akhir proyek ini dapat melancarkan arus kendaraan sekaligus mengatasi masalah banjir di kawasan tersebut.














