Beranda Kudus Hendak Tagih Servis Mobil, Warga Kudus Kaget Temukan Pemilik Bengkel Meninggal Membusuk

Hendak Tagih Servis Mobil, Warga Kudus Kaget Temukan Pemilik Bengkel Meninggal Membusuk

37
0

KUDUS – ANTARA MURIA- Warga Desa Tumpangkrasak, Kecamatan Jati, Kabupaten Kudus, digegerkan dengan penemuan sesosok mayat laki-laki di dalam kamar sebuah rumah, Selasa (27/10/2026) malam. Korban diketahui bernama Haniv Virosantara (31) yang sehari-hari bekerja mengelola bengkel.

Saat ditemukan sekitar pukul 20.15 WIB, kondisi jenazah sudah dalam tahap pembusukan lanjut dan diperkirakan telah meninggal dunia sejak empat hingga lima hari lalu.

Kapolsek Jati, AKP Subkhan, menjelaskan bahwa peristiwa ini bermula ketika dua orang saksi mendatangi rumah korban untuk menanyakan progres perbaikan mobil di bengkel miliknya. Namun, saat tiba di lokasi, rumah tampak sepi dan tidak ada sahutan meski pintu depan telah diketuk berulang kali.

Kecurigaan warga semakin kuat setelah tercium bau busuk yang sangat menyengat dari dalam rumah. Saksi kemudian melapor kepada ketua RT setempat dan warga sekitar untuk mengecek bersama.

“Pintu depan tidak terkunci. Saat warga masuk, korban ditemukan sudah meninggal dunia di kamar tidur dalam posisi terlentang,” terang AKP Subkhan.

Mendapat laporan tersebut, jajaran Polsek Jati bersama Unit Inafis Satreskrim Polres Kudus dan tim medis Puskesmas Ngembal langsung mendatangkan lokasi untuk olah TKP dan pemeriksaan luar jenazah.

Dari hasil pemeriksaan medis, tidak ditemukan adanya tanda-tanda kekerasan fisik atau luka akibat tindak pidana pada tubuh korban. Di sekitar kamar, petugas justru mendapati sejumlah obat-obatan medis, termasuk obat lambung dan jantung.

Berdasarkan keterangan pihak keluarga, korban memang memiliki riwayat penyakit kronis dan tercatat masih menjalani rawat jalan di RS Mardi Rahayu Kudus. Polisi menduga korban meninggal dunia akibat komplikasi penyakit yang dideritanya.

Pihak keluarga telah menerima kejadian ini dengan ikhlas sebagai musibah dan membuat surat pernyataan menolak dilakukan autopsi. Jenazah korban kemudian langsung diserahkan kepada pihak keluarga untuk segera dimakamkan.

Melalui peristiwa ini, pihak kepolisian mengimbau masyarakat agar senantiasa peka terhadap lingkungan sekitar dan segera melapor kepada aparat setempat apabila mendapati hal-hal yang mencurigakan.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini